Laksana
rembulan berjalan dengan kecepatan konstan
Sang
bumi tak kan bisa didekati meski kelajuan hadir bersama vektor
Karna
percepatan mereka bernilai nol
Hidup
bukan seperti gerak Linier ataupun gerak peluru
berada
pada ruang 1 dan 2 dimensi
Bukan
juga seperti Kinematika, melainkan Dinamika
Seberapapun
kau berusaha berjalan lurus dalam Keadaan stasioner
Gaya
eksternal tak kan bisa kau hindari
Hidup
itu bagai Gerak translasi dan rotasi
bertemu
momen gaya dengan kuantitas tanpa batas
biarkan
momentum hidup bermain sesuka jiwa
Karna
kita hanya partikel tanpa makna
Berada
pada koordinat Sang Penguasa
Tangensial
dosa, meraung dengan percepatan sentripetal
Jejari
lintasan amal seringkali hilang tanpa alasan
Jenuh
pada kebaikan, kehilafan layaknya frekuensi sudut tanpa henti
Melangkah
melingkar pada zona kemaksiatan
Bak
roda gila , tanpa henti tanpa penyesalan
Masih
tetap saja mengulang ,meski tamparan gravitasi tejadi
Jenis
dosa apa yang tak kau punya
Ku
kira hampir segala dosa kau coba
Dinding
potensial tak hingga menjulang menutupi hidayah Sang Pencipta
Karena
engkau tak ingat surga, terlena pada dunia fana
Yang
hidup akan mati
Yang
baru akan rusak
Yang
besar akan fana
Hanya amal modal menghadap Sang Kuasa
No comments:
Post a Comment