May 3, 2016

Prespitasi Penyesalan





Prespitasi mimpi merangkai fluida tanpa warna
Keberadaan atmosfer janji Tuhan tetap tebal pada suhu diatas titik leleh
Haruskah kita tetap seperti kodensi uap lelah
Menjadi butir air musnah begitu saja
Terlalu berat untuk Jatuh menuju tanah kering
Biasanya tiba didaratan dengan sejuta harapan
Mendorong mimpi semakin jenuh menjelang hujan keputusasaan
Penjenuhan berakhir pada penyesalan
Tabrakan antara lelah dan kecewa bagai kristal es dengan awan
Butir penyesalan dengan ukuran yang beragam
Mulai dari pepat mirip penekuk hingga bola andromeda
Kekecewaan bergerak sepanjang zona khatulistwa
Kesedihan tiga dimensi menjadi front cuaca masa depan pembuatan penyesalan
Tatkala asa malas dan gerakan emosi melebihi atas ambang
Penyesalan akan jatuh dari awan konvektif
Layaknya kumulonimbus yang terkumpul menjadi ikatan kehancuran
Permukaan kesabaran memaksa hati mengembun dan jatuh sebagai ujian
Di sepanjang sisi history , di sisi bawah masa lalu
Jiwa yang kering mengakibatkan pemanasaan kepercayaan pada Tuhan
Dan pengeringan massa iman
Pergerakan usaha pada zona konvergensi intertopis
Membawa massa depan menuju iklim sabana
Semangat sebagai sumber utama di sebagian besar cerita masa depan

No comments: