May 5, 2016

Wanita Dunia atau Bidadari



Dalam hadits riwayat ath-Thabrani pada kitab Mu’jam al Kabir dan Al-Ausath Salamah r.a mengatakan bahwa ia berkata “ Wahai Rasulullah , ceritakan padaku tentang firman Allah dalam surag al-Waqiyah : 37, “Sebagai perwan dalam satu waktu”. Maka Rasulullah bersabda ,
“Mereka adalah wanita yang ketika dicabut nyawanya didunia dalam keadaan sebagai orang tua renta. Maka , setelah dalam bentuk tua renta itu, Allah menciptakan mereka sebagai perwan. Uraban artinya wanita yang menarik hati dan menjadikan kaum lelaki jatuh cinta. Sementara atraban artinya adalah dalam satu kelahiran.”
Ummi Salamah berkata,”Wahai Rasulullah , manakah yang lebih utama antara wanita dunia dengan bidadari?” Rasulullah menjawab,”Wanita dunia lebih utama daripada bidadari, seperti keunggulan sesuatu yang lahiriah dibandingkan sesuatu yang bersifat batin”. Aku berkata,”Wahai Rasulullah ,berdasarkan apa ?” Rasulullah menjawab,
“Karena shalat,puasa,dan ibadah mereka kepada Allah. Tidaklah Allah berfirman, “Wajah mereka adalah cayaha. Jasad mereka adalah sutra bewarna putih dengan pakaian bewarna hijau,perhiasan yang bewarna kuning. Tempat pedupaan mereka terbuat dari mutiara dan sisir memereka terbuat dari emas.
Mereka berkata “Ingatlah, kamilah wanita-wanita yang kekal yang tidak akan pernah mati untuk selamanya. Ingatlah, kamilah wanita-wanita yang memberikan kenikmatan,maka kami tidak akan membahayakan untuk selamanya. Ingatlah, kami adalah wanita-wanita yang berdiam, maka kami tidak akan melukai untuk selamanya. Ingatlah, kami adlaah wanita-wanita yang menyenangkan , maka kami tidak akam membuat murka untuk selamanya. Maka , beruntunglah bagi orang yang memiliki kami dan dia menjadi milik kami”.
Aku berkata, ‘’wahai Rasulullah, ada wanira diantara kami yang menikah dua kali, tiga kali, empat kali ketika didunia. Kemudian dia meninggal dunia dan masuk surga. Mereka pun masuk surga bersamanya. Lantas siapakah yang berhak menjadi suaminya?’’ Rasulullah menjawab, ‘’ Wahai Ummi Salamah, pergilah orang yang mempunyai budi pekerti yang baik dengan kebaikan dunia dan akhirat.

Sumber :  DR. Sayyid Al-Jumaili. Pesan-pesan Rasulullah kepada Muslimah

No comments: